ETP - Keanggotaan Dan Struktur Rekening

Partisipan yang mendapatkan fasilitas kliring atas perdagangan ORI melalui ETP adalah Anggota Kliring Electronic Trading Platform (AK-ETP).  AK-ETP memiliki hak dari KPEI untuk mendapatkan layanan jasa kliring ETP, menggunakan sarana yang disediakan untuk kepentingan AK-ETP serta mendapatkan laporan dan informasi yang disediakan terkait kliring ETP. 
Untuk menjadi AK-ETP, calon partisipan diwajibkan memiliki persetujuan sebagai Anggota ETP yang diterbitkan oleh Penyelenggara ETP, yakni Bursa Efek Indonesia (BEI), memiliki sistem untuk mendukung operasional terkait kliring ETP sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh KPEI, menandatangani perjanjian pemberian layanan jasa Kliring ETP, serta mengisi formulir permohonan yang sudah tersedia di Website KPEI. 

Untuk melakukan pemindahbukuan efek melalui KSEI, AK-ETP wajib memiliki Rekening Depositori (Rekening 001) sedangkan nasabah AK-ETP mempunyai Sub Rekening Depositori (Sub Rekening 001). Bila AK-ETP tidak memiliki Rekening Depositori namun melakukan penyelesaian di KSEI, maka AK-ETP wajib menunjuk dan memberitahukan ke KPEI setidaknya 1 (satu) Agen Penyelesaian yang merupakan Bank Kustodian, pemegang rekening  KSEI. Pemegang Rekening menggunakan jasa KSEI, salah satunya untuk mengadministrasikan portofolio investor yang menjadi nasabah mereka dengan membuka Sub Rekening Efek di KSEI.
Pemindahbukuan atas uang hasil kliring ETP, dilakukan melalui rekening CEBM (Central Bank Money) milik AK-ETP di KSEI. Bila AK-ETP menggunakan jasa Agen Penyelesaian maka rekening yang ditunjuk oleh Agen Penyelesaian sudah terhubung ke rekening Bank Indonesia. Sedangkan pemindahbukuan efek dan/atau uang melalui Bank Indonesia, dilakukan langsung secara kondisi existing oleh AK-ETP atau Sub-Registry yang ditunjuk untuk melakukan penyelesaian di BI-RTGS (untuk uang) dan BI-SSSS (untuk efek).